Rabu, 14 Oktober 2009

Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi

Tindakan Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :

  • Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
  • Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:

  • Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri.
  • Motif ekstrinsik, disebut sebagi suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain.

Pada prakteknya terdapat beberapa macam motif ekonomi:

Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.

Macam-macam Motif Ekonomi

  1. Motif untuk memenuhi kebutuhan

    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal5.jpg

    Seseorang mau melakukan tindakan atau kegiatan ekonomi untuk satu tujuan yaitu memenuhi kebutuhan hidup.Seperti seorang pelajar yang butuh belajar untuk memenuhi kebutuhan bagi masa depannya.

  1. Motif mendapatkan keuntungan

    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal6.jpg

    Tujuan seorang pedagang menjual barangnya adalah untuk mendapatkan keuntungan atau laba.

  1. Motif Sosial

    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal7.jpg

    Tingkat kemiskinan di Indonesia makin bertambah. Karena itu sebagai makhluk sosial harus saling membantu. Keinginan untuk membantu sesama ini dapat digolongkan dalam perbuatan yang berlandaskan motif sosial.

  1. Motif mendapatkan penghargaan

    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal8.jpg

    Pengusaha yang telah mendapatkan keuntungan/laba yang tinggi berusaha mendapatkan kepuasan yang lain selain laba yaitu pengakuan dari konsumen bahwa produknya diterima dengan baik.

  1. Motif Kekuasaan Ekonomi

    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal9.jpg

    Tidak sedikit para pengusaha yang telah memiliki beberapa cabang perusahaan mereka terus mengembangkan usahanya dan tidak takut ancaman pesaing karena berkeinginan untuk menguasai pasar contohnya Carefour atau Giant.

  1. Motif Politik

    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal10.jpg

    Alasan seorang pejabat melakukan kampanye politik adalah agar mereka dapat menduduki jabatan penting di Lembaga DPR/MPR. Segala cara mereka lakukan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/line_title.png

Macam-macam Prinsip Ekonomi

  1. Prinsip Ekonomi Produsen
    • Menghasilkan barang yang berkualitas
    • Menekan biaya produksi serendah mungkin
    • Mencari keuntungan maksimal
    • Menghasilkan barang yang diminati dan selalu dicari oleh konsumen

  1. Prinsip Ekonomi Distributor
    • Menyalurkan barang dan jasa pada konsumen tepat waktu
    • Memeratakan hasil produksi ke daerah-daerah yang memerlukan
    • Membuat harga barang stabil atau tidak mengalami gejolak

  1. Prinsip Ekonomi Konsumen
    • Mendapatkan kepuasan semaksimal mungkin
    • Terpenuhinya kebutuhan hidup
    • Terhindar dari sifat konsumtif
    • Mendapatkan barang yang bermutu dengan harga murah
    • Terjadinya penghematan atau tidak

Manfaat prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari

  1. Hemat

  1. Cermat
    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal18.jpg

  1. Bijak dalam mengatur keuangan
    http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_files/mp_354/images/hal19.jpg

4. Peran Konsumen dan Produsen

5. 1. Rumah Tangga Konsumen (RTK)
Perhatikan kegiatan ekonomi di sekitarmu. Lihatlah peranan rumah tangga konsumen yang tampak disana. Kemudian, cocokkan dengan peranan rumah tangga konsumen dalam kegiatan ekonomi berikut ini.
a. Menyediakan factor-faktor produksi bagi perusahaan berupa uang, tanah, tenaga kerja, modal dan keahlian.
b. Menerima imbalan jasa dari penggunaan factor-faktor produksi yang dimilikinya berupa upah, bunga, sewa dan laba.
c. Melakukan kegiatan konsumsi, yaitu membeli dan menggunakan barang dan jasa hasil produksi.
d. Membayar pajak kepada pemerintah atau Negara.
2. Rumah Tangga Produsen (RTP)
Pada umumnya, peranan rumah tangga produsen (RTP) dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai berikut.
a. Membayar imbalan jasa atas penggunaan factor-faktor produksi kepada rumah tangga konsumen berupa pembayaran upah atau gaji, sewa, bunga, dan keuntungan atau laba.
b. Mengelola factor-faktor produksi dan melakukan kegiatan produksi barang dan jasa.
c. Menjual dan mendistribusikan barang hasil produksi.
d. Menerima pendapatan atas penjualan barang dan jasa.
e. Membayar pajak kepada Negara.

6. 3. Rumah Tangga Pemerintah (RTG)
Pada dasarnya peranan rumah tangga pemerintah (RTG) dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai berikut.
a. Membeli barang dan jasa untuk keperluan pemerintah yang dikenal dengan sebutan belanja barang dan pegawai.
b. Menerima pajak dari para wajib pajak, baik perorangan maupun badan usaha.
c. Melakukan produksi barang dan jasa melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
d. Menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan-kebijakan ekonomi dalam bidang fiscal dan moneter.
e. Membuat undang-undang bersama DPR yang berhubungan dengan perekonomian nasional. Misalnya, Undang-Undang Perbankan, Undang-Undang Perpajakan, Dan Undang-Undang Antimonopoly.

7. 4. Masyarakat Luar Negeri
Selain berperan dalam kegiatan ekspor dan impor, masyarakat luar negeri juga berperan dalam kegiatan ekonomi berikut ini.
a. Mengelola investasi atas penanaman modal asing dengan mendirikan perusahaan milik asing dan swasta nasional (joint venture).
b. Menerima bantuan luar negeri berupa pinjaman dari Negara-negara asing atau lembaga keuangan internasional.

Tidak ada komentar: